Animated Hello Kitty Wink

cinta dan bintang selalu bersatu :)

my smile is sweet ^^

Kamis, 11 Maret 2010

Yang Terlupa

Rintih hujan menetes ke bumi
Membasahi senja hari
Dalam kelam cahaya matahari
Ku memandang resah ilahi

Keluh ku terpaku resah di kalbu
Sejenak ku bersujud ke sudut
Nama-Mu yang sering terlupa 
.... Tuhan ....

Kaulah penguasa alam
Langit dan bumi sujud pada-Mu
Kaulah yang maha melihat 
Akan segera perbuatan kami 

Kaulah yang maha mendengar
Segala keluh kesah kami 
Kaulah yang maha suci
Ampunkan sombong dan khilaf kami
... Tuhan ....

UNTUK TEMANKU DI SANA

Engkau ...
Berada jauh di sana 
Dengan alat komunikasi
Kita saling sapa
Bertanya ...
Bagaimana kabar di sana
Kapankah kita bertemu 

Oh ... kawanku ...
Karna kita saling bersama
Seperti layaknya saudara kandung
Yang tak bisa dipisahkan
 Pada saat kau pergi 
Aku kurang semangat
Untuk melakukan suatu pekerjaan
Karna kehilangan 
Teman baik sepertimu 
Yang mau mendengarkan
Keluh kesahkan
Terima kasih ...
Untuk teman lamaku ...


TERPENDAM RASA INI ...

Sesungguhnya aku mencintaimu
Tapi aku tak sanggup mengatakannya
Aku takut karna cnta menjadi musuh
Aku tak ingin mengorbankan persahabatan
Demi cinta ...

Ku coba memendam rasa itu
Demi kau dan aku

Biarkan aku yang terluka
Biarkan aku yang tersiksa
Akan kulakukan semua untukmu
Agar kau bahagia
Karna aku sayang kamu ...

Sabtu, 27 Februari 2010

HILANG RASA INI ...

Awalnya dari sebuah pujaan terdalam
Rangkaian kata mengisi setiap waktu
Di celah hari tertumpuk jutaan cinta
Namun semakin hari makin menjenuh
Hingga sang waktu menunjukkan hebatnya
Habis semua perasaan di lubuk hati
Sampai luluh semua bintang meratapi

Apa ini sebuah kebenaran?
Ketika terang tertutup oleh gelap
Kaki ini melangkah pergi menjauhinya

Apa ini sebuah kesalahan?
Saat bintang terang menyinari bumi
Aku menempuh satu jalan kesendirian
Dan mengakhiri segala pujian ini
Tanpa tetes air mata yang tercurah
Untuk selamanya selamat tinggal.

Jumat, 26 Februari 2010

Kau

Dulu kau yang memperisai hidupku
Ada bahagia jika kau disampingku
Semua terang menyalahkan malamku
Arti hidup kudapati dari genggamanmu
Rasa ini seperti telah tercukupi utuhnya

Ceritamu berhenti di telan waktu
Indahmu bagai terkubur masa lalu
Namun tetap takjub aku pada kisahmu
Tinggal dalam sunyi aku memikirkanmu
Alampun sedih melihat kau tak disini

Busaran aliran darah merambat
Incarlah aku ! Wahai panah bahagia
Lambat waktu aku bisa punah dalam malam
Apapun yang terjadi kembalilah.

Selasa, 23 Februari 2010

HIDUP

   Hidup ini bukan  tentang mengumpulkan nilai. Bukan tentang berapa banyak orang yang meneleponmu dan juga bukan tentang siapa pacarmu, bekas pacarmu atau orang yang belum kau pacari. Bukan tentang siapa yang telah kau cium, olahraga apa yang kau mainkan, pemuda atau gadis mana yang menyukaimu. Bukan tentang sepatumu atau rambutmu atau warna kulitmu maupun  kuliahmu. Bahkan juga bukan tentang nilai-nilai ujianmu, uang, baju, atau perguruan tinggi yang menerimamu atau yang tidak menerimamu. Hidup ini bukan tentang apakah kau memiliki banyak teman, atau Apakah kau seorang diri dan bukan tentang apakah kau diterima atau tidak diterima oleh lingkunganmu. Hidup bukanlah tentang itu...

   Namun ....

   Hidup ini adalah tentang siapa yang kau cintai dan kau sakiti. Tentang bagaimana perasaanmu tentang dirimu sendiri. Tentang kepercayaan, kebahagiaan dan belas kasih. Hidup adalah tentang menghindar cemburu, mengatasi rasa tak peduli dan membina kepercayaan. Tentang apa yang kau katakan dan kau yang maksudkan tentang menghargai orang apa adanya dan bukan karena apa yang dimilikinya. Dan yang terpenting ...

   Hidup ini adalah tentang memilih untuk menggunakan hidupmu, untuk menyentuh hidup orang lain dengan cara yang tidak bisa digantikan dengan cara lain. Hidup adalah tentang pilihan-pilihan itu ....

Senin, 22 Februari 2010

Cinta

Tak habis Ia bagikan
Tak habis Ia berikan
Tak kurang Ia curahkan
Justru ia berkelipatan

Tanpanya aku hanya sayap yang patah
Yang tiada guna dan lemah
Tanpanya aku hanya daun berguguran
Yang rindu akan nyanyian hujan

Tanpanya aku hanya bebatuan
Yang luluh karna kesepian
Tanpanya aku hanya kering pepohonan
Yang gersang tanpa kehidupan

Maka berikan padaku
Cinta tak kekang oleh massa
Tak lupuk oleh usia
Karena Ia selalu sejati
Tulus murni dan abadi